Beranda arrow Artikel arrow Perangkat Keras Komputer (Umum) arrow CPU (Central Processing Unit)
10 March 2010
blank
Beranda
Blog
Portfolio
Hubungi
Berita
Tentang
Buku Tamu
Bonus
Toko MuslimPribadi
Artikel
Gudang
Oke Buku
Links
Favorit
Republik Anarki
Press Tv
Blogspot ku
Blog.Friendster
Milis STTIS

 

 

 

CPU (Central Processing Unit) Cetak E-mail
Ditulis oleh Muslim Pribadi   
04 Mei 2007 jam 17:34
Sebuah CPU (Central Processing Unit) atau seringkali disederhanakan secara bahasa menjadi prosesor, merupakan komponen digital dari komputer yang menterjemahkan instruksi dari program komputer dan bertugas memproses data. CPU memperlengkapi komputer digital sehingga mereka dapat diprogram, dan CPU (bersamaan dengan media penyimpanan utama dan fasilitas input/output) merupakan komponen penting disemua masa perkembangan komputer. Sebuah CPU yang dibangun sebagai satu komponen terintergrasi dikenal dengan mikroprosessor (microprocessor). Pada awal pertengahan tahun 1970an, secara bertahap mikroprosesor lama tergantikan oleh rancangan mikroprosesor yang lebih kompleks dan berkemampuan hitung lebih tinggi, dan sekarang istilah "CPU" biasanya ditujukan kepada beberapa tipe mikroprosesor. Istilah "central processing unit" sebenarnya merupakan gambaran dari kelas logic tertentu dari mesin yang mengeksekusi program komputer. Definisi yang luas ini telah diterapkan pada banyak komputer jauh sebelum istilah "CPU" menjadi terkenal seperti sekarang. Bagaimanapun juga, istilah tersebut telah dipergunakan pada industri per-komputer-an setidaknya sejak awal tahun 1960an (weik 1961). Bentuk, rancangan dan implementasi dari CPU telah berubah secara dramatis sejak awal peluncurannya, tetapi operasi dasarnya masih tetap sama.

CPU setelahnya, dibuat secara mandiri sebagai bagian dari  -biasanya satu jenis- komputer yang lebih besar. Bagaimanapun juga, metode perancangan mandiri yang mahal dan hanya ditujukan untuk beberapa aplikasi, dilepaskan untuk mengembangkan prosesor secara masal dengan kegunaan yang lebih luas. Standarisasi yang sedang populer ini dimulai di era mainframe transistor dan mini komputer yang dikembangkan secara terpisah, dan percepatan perkembanganya ditambah dengan perkembangan IC (Integrated Circuit) yang semakin populer. IC memungkinkan perancangan dan produksi CPU yang lebih komplek dengan ukuran yang sangat kecil (milimeter). Keduanya, pe-mini-an dan standarisasi dari CPU telah mempercepat kehadiran perangkat digital didunia moderen jauh melampaui perkembangan komputer terdedikasi (dedicated computer) dengan aplikasi terbatas. Mikroprosesor moderen ada hampir disemua perangkat dari automobile hingga ponsel bahkan hingga mainan anak-anak.

pada mulanya Perkembangan mesin yang menyerupai CPU seperti sekarang, salah satu contohnya ENIAC, mengharuskan melakukan pengkabelan ulang untuk setiap tugas yang diberikan. Mesin dengan pola kerja seperti ini sering disebut sebagai "fixed-program computers" atau jika diartikan dalam bahasa Indonesia, "komputer dengan program terdefinisi tetap" tetap disini bisa berarti kaku - red.-, karena komputer tersebut mengharuskan pengaturan secara fisik untuk menjalankan program yang berbeda. Istilah "CPU" seringkali diartikan sebagai piranti peng-eksekusi perangkat lunak (program komputer), perangkat selanjutnya yang lebih cocok disebut sebagai CPU merupakan komputer dengan konsep "stored-program computer".

Ide dari stored-program computer telah ada semenjak perancangan ENIAC, tetapi langsung ditinggalkan untuk mempercepat penyelesaian ENIAC. Pada tanggal 30 Juni 1945, sebelum ENIAC selesai dibangun, John Von Neumann seorang pakar matematik menyebarkan tulisannya yang berjudul "First Draft of a report on the EDVAC". Didalamnya terdapat poin-poin penting rancangan dari stored-program computer yang nantinya akan selesai pada bulan Agustus 1949 (Von Neumann 1945). EDVAC dirancang untuk menampilkan beberapa instruksi (atau operasi) dengan variasi tipe instruksi yang sangat beragam. Instruksi ini dapat dikombinasikan untuk menghasilkan program yang diperlukan oleh pengoprasian EDVAC. Perubahan ini sangat signifikan, karena program yang ditulis untuk EDVAC disimpan pada memori komputer berkecepatan tinggi daripada melakukan pengkabelan secara fisik untuk setiap instruksi yang berbeda. Hal ini menjawab keterbatasan dari ENIAC, yang menyita waktu dan tenaga yang cukup banyak hanya untuk mengatur komputer dalam menyelesaikan sebuah tugas. Dengan rancangan Von Neumann, program, atau perangkat lunak, yang dijalankan oleh (atau pada) EDVAC dapat diubah dengan mudah hanya dengan mengubah isi dari memori komputer.

Sementara Von Neumann semakin dikenal dengan rancangan stored-program computer pada EDVAC, seseorang sebelumnya, Konrad Zuse telah mengusulkan ide yang serupa dengan Von Neuman. Dikenal dengan Harvard architecture of the Harvard Mark I, yang selesai sebelum EDVAC, juga menggunakan rancangan stored-program menggunakan punched paper tape (sejenis kertas dengan lubang-lubang yang ter-pola-kan) daripada memori elektronik. Kunci perbedaan antara arsitektur Von Neumann dengan Harvard adalah pemisahan antara media penyimpanan dan pemeliharaan dari instruksi dan data CPU pada arsitektur Von Neumann, sedangkan Harvard Mark I menggunakan ruang memori yang sama untuk keduanya. Sebagian besar komputer moderen menggunakan rancangan Von Neumann, meskipun begitu beberapa elemen dari arsitektur Harvard masih sering dijumpai.

Digitalisasi perangkat elektronik membuat semua CPU beroprasi dengan pengkondisian instruksi secara terpisah, oleh karena itu dibutuhkan sebuah elemen pengubah (switcher) yang bertugas membedakan antara pergantian kondisi (state) instruksi. Sebelum CPU komersial muncul, transistor, electrical relay dan tabung hampa (vacuum tubes/thermionic valves) lazim digunakan sebagai elemen pengubah (switcher) state instruksi.

untuk lebih lengkapnya ikuti perkembangan artikel ini, karena sedang dalam pengerjaanCool.


-------
Jika partai yang tersedia pada PeMilU 2009 tidak ada yang dapat mewakili aspirasi anda